Ini hari ke-23. Tepatnya sejak 26 September 2011 saya memulai perjalanan 40 hari doa puasa. Di dalam perjalanan 40 doa puasa hari ini, saya banyak mengalami detox rohani. Racun-racun rohani yang mengendap di dalam roh saya dikeluarkan oleh Tuhan.

Beberapa kali saya merasakan "nyeri" di hati saya, ketika saya tahu bahwa Allah sedang melakukan operasi rohani. Kebanggaan diri berulang kali diruntuhkan. Kekecewaan & kemarahan dimunculkan seperti sebuah peluru yang telah lama sembunyi di dalam tubuh saya. Mata saya dibukakan akan keadaan saya yang sesungguhnya, bahwa sebenarnya saya "tidak baik-baik saja."

Kekecewaan terjadi karena kita berharap sesuatu. Berharap kepada orang-orang yang terdekat dengan kita. Wajah-wajah tertentu dimunculkan dengan lebih jelas dipikiran saya, hanya supaya saya tidak dapat menyangkal bahwa racun-racun rohani tersebut masih ada di hati saya.

Orang-orang tertentu terkesan bersikap & berbicara dengan nada agak "merendahkan" hanya supaya menguji hati saya di hadapan Allah.

Allah ingin saya menjadi "kota tanpa tembok" (city without walls). Membuka diri terhadap setiap HANTAMAN di hati saya, sehingga saya menyerahkan semua yang sedang IA minta dari hati saya. PRIDE! Ketika pride diangkat dari hati kita, sakitnya sungguh terasa.

Saya tidak menyalahkan siapa pun untuk perasaan nyeri di hati saya. Ini merupakan bagian dari agenda Allah. Saya berterima kasih buat semua orang yang telah dipakai Allah untuk memurnikan motivasi hati saya. Saya tidak membenci satu pun dari mereka. Jika saya membenci, itu berarti saya gagal. Jika saya menambah kekecewaan, itu artinya tujuan doa puasa ini tidak tercapai.

Saya ingin mengejar kerendahan hati lebih dari apapun. Karena saya tahu bahwa saya tidak memilikinya. Kerendahan hati yang dapat menghindarkan saya dari kejatuhan. Yang membuat saya bisa ditegur, sehingga tidak perlu tersesat terlalu jauh.

Terkadang kita harus ditempatkan di antara orang-orang yang sombong, untuk membuat kita merasa tidak nyaman. Ketidaknyamanan yang muncul sebenarnya adalah ekspresi kesombongan yang selama ini tersembunyi.

Tuhan tidak selalu "deal" dengan kita untuk hal-hal yang menyenangkan. IA akan "deal" dengan kita untuk hal-hal yang menyehatkan & membawa pertumbuhan bagi hidup kita. Ketika IA sedang mengoperasi & mengeluarkan racun dari hati kita, sebenarnya IA sedang memberkati kita. IA sedang mempersiapkan kita untuk melakukan hal-hal yang jauh lebih besar & menerima lebih banyak lagi dari DIA.


Selesaikan apa yang telah Engkau mulai di dalamku Tuhan Yesus! I'm yours!